namun aku belum bangun
bukan kata yang mempertemukan cakap dan tatap
hanya tak ingin rasa yang tertata rapi dirajut harap
karena ada harap
mungkin ada saatnya dihempas angin duka
saat semuanya akan jatuh pada rindu yang dirasa
yang menghilangkan kemungkinan dan kesempatan
hanya saja karena silang yang tak membenarkan
Aku tahu
namun kau dingin
Menimbang kalau kau takkan bangun
Entahlah sampai kapan gerbang akan ditutup
melepas cerita yang tak bernama
melalui sajak yang terbicara
menunggu durasi
saat akhirnya jeda akhir berakhir pada fonem terakhir
hanya tak ingin rasa yang tertata rapi dirajut harap
karena ada harap
mungkin ada saatnya dihempas angin duka
saat semuanya akan jatuh pada rindu yang dirasa
Aku tahu
namun aku diam
namun aku diam
saat sedetik tawapun bukan lagi pusat awam
Aku
mematar pandangan di sisi ram
saat dimana aku tahu dan aku bangun
Bukan adanya patronasimematar pandangan di sisi ram
saat dimana aku tahu dan aku bangun
yang menghilangkan kemungkinan dan kesempatan
hanya saja karena silang yang tak membenarkan
Aku tahu
namun kau dingin
Menimbang kalau kau takkan bangun
Entahlah sampai kapan gerbang akan ditutup
melepas cerita yang tak bernama
melalui sajak yang terbicara
menunggu durasi
saat akhirnya jeda akhir berakhir pada fonem terakhir
06 Maret 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ucapan anda adalah cermin perilaku anda.
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.